Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Zona.my.id PT Zona Nyaman Indonesia GET
Example floating
Example floating
BerauBerita

Bereskan Masalah Lahan, Tuntaskan RTH Bukit Maritam

ZonaTV
99
×

Bereskan Masalah Lahan, Tuntaskan RTH Bukit Maritam

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tanjung Redeb – Permasalahan lahan diketahui masih menjadi salah satu penghambat pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) yang dilaksanakan pada empat (4) lokasi di Berau tahun ini. Salah satunya lahan pembangunan RTH yang terletak di Bukit Maritam, Kecamatan Tanjung Redeb.

Permasalahan lahan itu jelas membutuhkan penyelesaian segera. Agar pembangunan RTH yang dilaksanakan menggunakan alokasi anggaran dari pemerintah pusat itu berjalan lancar dan dapat dituntaskan sesuai kurun waktu yang telah ditentukan, pada tahun 2023 ini.

Terkait hal itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan RTH pada DLHK Berau, Suhardi mengaku pembangunan RTH tahun ini, tidak terlepas dari masalah lahan. Namun, pihaknya akan berupaya agar permasalahan itu dapat segera diselesaikan.

“Contoh di Gunung Maritam itu kan kemarin ada masalah juga. Diklaim orang. Masalahnya di Hak Guna Bangunan (HGB) atau apa. Tapi kita masih selidiki. Kita bukan cari kesalahan. Cari kebenaran yang mana sih,” jelasnya.

Diakui Suhardi, penyelesaian masalah lahan itu sebenarnya menjadi kewenangan BPKAD Berau. Pihaknya hanya merupakan penerima dan pengguna lahan pemerintah daerah untuk pembangunan RTH tersebut. Namun, koordinasi akan dibangun bersama BPKAD agar masalah itu dapat diatasi.

“Masalah lahan ini, tumpang tindih sih nggak. Cuma kadang-kadang lahan ini kan ada yang akui miliknya. Padahal itu kan punyanya pemerintah daerah. Ini yang jelas kemarin sudah dikoordinasikan sama BPKAD,” terangnya.

Walaupun masalah itu masih ada, lanjut Suhardi, pihaknya akan melaksanakan pekerjaan yang menjadi kewenangannya. Persoalan lahan yang berpotensi menghambat pembangunan RTH akan ditangani seiring berjalannya pembangunan RTH yang sedang dilaksanakan tersebut.

“Yang jelas pekerjaan kita jalan dulu. Nanti kalau ada permasalahan nanti diurus kemudian. Karena kita sebagai pengguna saja. Bukan urusan kita. Urusan aset daerah. Kan gitu. Kita ikut bantu mengurus tapi bukan semuanya di kita,” tegasnya.

Untuk diketahui, pembangunan RTH di Berau pada tahun 2023 ini, sedang dilaksanakan secara serentak pada empat titik antara lain di Jalan Perjuangan, Eks PDAM Bukit Maritam, Jalan Murjani III Korpri 1612, dan Jalan Murjani III Korpri 1250.

Untuk menuntaskan proyek pembangunan semua RTH itu, alokasi Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH DR) yang disediakan KLHK RI sejumlah Rp 17 miliar lebih. Anggaran itu sedianya akan dimaksimalkan tahun ini.

“RTH ini akan berbeda dengan taman seperti Taman Cendana dan Sanggam. Ia tidak dipagari. Dan akan dituntaskan tahun ini,” imbuhnya.

Tujuan pembangunan RTH pada empat lokasi itu, lanjut Suhardi, selain untuk menambah RTH di Berau, kawasan hijau itu juga akan dijadikan sebagai ruang bermain dan belajar yang ramah bagi anak-anak.

“RTH ini untuk edukasi anak-anak. Ada fasilitas bermain, ruang baca anak, tempat upacara, teater, dan sebagainya. Nanti semuanya seperti itu walaupun desainnya beda-beda,” bebernya.

Berbeda dari taman, RTH akan lebih banyak ditanami pohon. Pohon-pohon yang akan ditanam di dalam kawasan RTH tersebut juga merupakan pohon-pohon yang unik dan khas.

“Ada banyak pohon nanti. Pohon itu juga unik dan mungkin tidak ada di sini. Tapi intinya semuanya hijau,” imbuhnya.

Ke depan, Suhardi berharap pembangunan RTH itu dapat berjalan dengan lancar sehingga dapat diselesaikan tepat waktu. Bila terdapat kendala, pihaknya akan berusaha sedemikian rupa agar terdapat solusi untuk menyelesaikannya. (TNW/FST)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan